Banyuasin – Puluhan warga Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan menuntut di kembalikannya pungsi jalan untuk mengangkut hasil perkebunan, meminta dibuatkan Jembatan dan bila tidak di kabulkan warga ancam blokade jalan, hal itu disampaikan warga saat rapat pembahasan masalah akses jalan masyarakat di Kantor Lurah Seterio Kecamatan Banyuasin III, Kamis (11/5/2023). dihadiri Santo (Camat Banyuasin III), Rusdi (Lurah Seterio), Ari pelaksana PT Yasa, Rendi pengawas lapangan PT Waskita , Ali sardani Humas PT Yasa, dan puluhan Masyarakat Kelurahan Seterio.

 

Dari rapat pembahasan tersebut, ada 3 pernyataan yang di sampaikan.

1. Perusahaan harus mengembalikan fungsi sepanjang jalan sewa taman selebar 4 meter hingga bisa dilalui mobil truk

2. Membuatkan jembatan penyeberangan yang melalui jalan tol palembang-betung searah jalan taman sebagaimana yang sudah ada dari zaman nenek moyang kami dahulu sehingga masyarakat bisa mengambil hasil perkebunan yang sudah terealisasi dengan adanya pembangunan jalan tersebut

3. Apabila perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jalan tol tersebut tidak memindahkan dan mengaburkan tuntutan masyarakat ini maka masyarakat dengan terpaksa akan memblok akse manajer jalan tol sampai adanya kepastian pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan jalan swasta taman yang terputus akibat pembangunan jalan tol tersebut.

 

“Pada intinya kami meminta kepada pihak Waskita tidak merubah akses penghubung jalan sok taman yang kurang lebih 4 meter,” kata Soniway warga setempat.

 

Menanggapi tuntutan warga, Rendi pengawas lapangan PT Waskita mengatakan bahwa pihaknya sudah melimpahkan ke PT Yasa. “pada intinya jalan akses tersebut sudah kami limpahkan kepada pihak PT Yasa,”ucapnya.

 

Di tempat yang sama, Ari pelaksana PT Yasa mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan apa yang menjadi tuntutan masyarakat. “Kami mengupayakan apa yang tercantum dalam tuntutan masyarakat serta men sket ulang rancangan pembangunan jalan akses tersebut,” ungkapnya

 

Sementara Camat Banyuasin III, Santo merespon dan memfasilitasi keluhan masyarakat dan mendesak perusahaan untuk segera ditindaklanjuti.

 

“Kami selaku pemerintahan hanya memfasilitasi apa yang menjadi keluhan masyarakat dan kami meminta kepada pihak PT Yasa untuk menyerahkan sketsa jalan akses tersebut untuk dijadikan berita acara.”jelasnya dan dilanjutkan mengecek lokasi di lapangan yang menjadi tuntutan masyarakat.

 

Dari rapat pembahasan tersebut akan dilaksanakan rapat lanjutan terkait pembangunan jalan akses Suak Taman. (mcn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here