Banyuasin, HBN -Warga Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin sempat kebingungan karena dapat kiriman paket dari jasa pengiriman yang bertuliskan JNT dengan dikenakan biaya pengiriman.

 

Dikarenakan adanya keluhan terkait biaya pengiriman serta sebagian warga yang menerima juga sudah memiliki KTP akhirnya diambil kembali oleh petugas Disdukcapil Banyuasin dan petugas jasa pengiriman JNT.

 

“Semalam ada petugas dari capil ditemani RT datang ke rumah mengambil kembali paket KTP dan uang juga dikembalikan,” kata Imron Warga Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur kepada tim mcngrup, Rabu (3/1/2024).

 

Dirinya juga mempertanyakan kenapa diambil kembali dan nanti disalah gunakan.

 

“Kalau diambil lagi terus dikemanakan KTP saya itu, nanti disalahgunakan apalagi ini tahun politik,” ujarnya lagi.

 

Kemudian siang harinya, dari petugas JNT juga mendatangi rumah warga yang menerima paket KTP untuk mengklarifikasi bahwa biaya pengiriman paket KTP tersebut bukan dari Disdukcapil Banyuasin maupun Jasa Pengiriman JNT.

 

“Nama saya Rohida warga Tebing Abang, bahwa yang minta uang pengiriman itu bukan dari capil maupun JNT ,itu adalah oknum,” kata ibu Rohida dalam video yang masuk ke mcngrup.

 

Sementara Kadis Dukcapil Banyuasin Saukani dalam keterangannya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pengiriman paket KTP itu merupakan program Disdukcapil Banyuasin.

 

“Memang benar kita yang meminta pihak JNT untuk mengantarkan paket KTP ke warga dan sudah kita bayarkan ke JNT, kalau untuk ada biaya lagi saat warga menerimanya kita tidak tahu, itu ulah oknum,” katanya saat dihubungi mcngrup.

 

Terkait ada kebingungan warga yang tidak mengajukan permohonan pembuatan KTP sedangkan warga juga sudah memiliki KTP, Kadis Dukcapil Banyuasin tidak menjelaskan hanya menjawab ingin rapat.

 

“Saya mau rapat dulu,” jawabnya sembari menutup pembicaraan.

Reaksi dari Kadis Dukcapil Banyuasin yang di nilai tidak memperjelas permasalahan dan menjadi pertanyaan warga karena dianggap menutupi persoalan, selain itu juga ada yang menduga anggaran untuk pengiriman paket KTP terindikasi di korupsi, karena jumlah paket KTP yang dikirim ke wilayah Banyuasin , Disdukcapil Banyuasin di konfirmasi enggan berkomentar banyak.

mcngrup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here