INDRALAYA, HBN̈INDONESIA.COM – Pada hari Rabu Tanggal 22 Oktober 2025 sekira pukul.10.00 Wib dilaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan Polsek Indralaya – Polres Ogan Ilir lokasi kebun bertempat di Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya Kab.Ogan Ilir
Kapolsek Indralaya AKP JUNARDI,S.H,M.A.P menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kanit Sabhara, AIPTU Lasuardi, Kepala Desa SakatigaHerman, Bhabinkamtibmas, AIPDA Dion Arista, Koordinator Penyuluh Indralaya, Penyuluh Pertanian, Pendamping Desa, Perangkat Desa Sakatiga,Kelompok Tani Bumdes Sakatiga.
Panen Jagung Program Ketahanan Pangan dilakukan di lokasi lahan pertanian Bumdes Desa Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, dengan rangkaian / rincian tahapan, Sebagai berikut Penanaman dilaksanakan pada tanggal 09 Juli 2025,Luas lahan jagung ½ Hektar (5.000M²), Bibit yang digunakan sebanyak 7 KG,Pupuk yang digunakan
– Kandang : 120 Karung
– Phoska : 6 Karung
– Urea : 5 Karung
Selama masa pertumbuhan jagung dilakukan Penyemprotan berupa
– Gulma (Rumput liar) menggunakan Herbisida sebanyak 5 Liter dalam 2 kali penyemprotan.
– Hama Ulat menggunakan Insektisida sebanyak 10 Liter dalam 3 kali penyemprotan.
Pemanenan dilakukan setelah jagung benar – benar tua dan siap untuk di panen yaitu dengan masa sekitar 100 hari dari tanam.
Kegiatan program Ketahanan Pangan berupa penanaman jagung dilakukan oleh kelompok tani bumdes Sakatiga dan dalam pengawasan perkembangan tanaman dengan melibatkan Penyuluh Pertanian.
Kegiatan Panen Jagung program Ketahanan Pangan berlangsung dengan tertib dan dalam pelaksanaanya diperkirakan selesai dalam 3 hari kedepan.
Tanaman Jagung merupakan Program Ketahanan Pangan dan tindak lanjut dari Program Pemerintah dalam hal Ketahanan Pangan dan dalam pelaksanaanya Polsek Indralaya bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Kelompok Tani) dengan melibatkan Unsur terkait seperti PPL / Penyuluh Pertanian.
Adapun kegiatan program tsb bertujuan untuk mewujudkan kecukupan pangan bagi seluruh masyarakat desa, mencapai kemandirian pangan desa, dan memastikan desa terlepas dari kerawanan pangan.
“Kami berkomitmen mendukung swasembada pangan. Panen ini menjadi simbol sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di Kutai Timur,” ujarnya, Rabu Tanggal 22 Oktober 2025.
Melalui panen raya ini, diharapkan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Desa Sakatiga dan Kecamatan Indralaya dapat menjadi contoh sukses kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.Lbs***