Listrik Padam Setiap Hari, Dispusip Muara Enim Keluhkan Lamban nya PLN Muara Enim Beri Penambahan Pasokan Daya Listrik 

MUARA ENIM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Muara Enim keluhkan terhadap lamban nya manajemen PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Muara Enim dalam merespon menindaklanjuti memberikan penambahan beban pasokan daya listrik di Kantor Dsipusip Muara Enim.

 

Akibat nya, kantor Dispusip Muara Enim terus dilanda padam nya listrik setiap hari disebabkan kurangnya pasokan daya tegangan listrik dari PLN untuk kantor Dispusip Muara Enm. Jumat, (16/10/2026).

 

Kepala Dinas Dispusi H Syofyan Aripanca melalui Sekretaris Dispusip Muara Enim Drs Rahmat Noviar mengatakan, akibat kurang nya beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim, kini kantor Dispusip Muara Enim sering dilanda padam nya listrik setiap hari yang mengakibat kan seluruh pelayanan publik di kantor Dispusip Muara Enim menjadi terganggu dan nyaris tidak dapat beroperasi secara optimal akibat kurangnya pasokan tegangan daya listrik dari PLN

 

” Ya, sangat terganggu sekali akibat sering padam listrik ini, akibat nya seluruh pelayanan kami di kantor Dsipusip ni terganggu disebabkan rendahnya tegangan daya listrik ini karena nyaris hampir setiap hari, setiap jam, listrik di kantor kami ini down (turun) mati secara tiba-tiba,” kata Rahmat Noviar.

 

Rahmat Noviar menjelaskan, dengan sering terjadi nya padam listrik secara tiba tiba setiap hari di kantor Dsipusip Muara Enim di khawatirkan juga akan berdampak terhadap seluruh elektronik milik aset Pemda di kantor Dispusip Muara Enim akibat sering terjadi nya padam listrik tersebut, karena dapat menimbulkan kerusakan terhadap elektronik disebabkan sering nya padam listrik di gedung kantor Dispusip Muara Enim.

 

” Kami sangat khawatir sekali dengan sering nya terjadi padam listrik secara terus menerus ini, karena sudah pasti akan berdampak kepada seluruh elektronik milik kantor Dispusip ini, seperti Ac, komputer dan lain lain,” jelasnya.

 

Lebih jauh, Rahmat Noviar menerangkan untuk penambahan daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim jajaran nya sudah berulang kali berupaya telah menyurati pihak PLN Muara Enim Enim baik secara bersurat maupun via telpon pribadi untuk segera melakukan penambahan beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim.

 

Karena menurutnya, seluruh administrasi untuk penambahan beban daya listrik di kantor Dispusip sudah di penuhi oleh pihak nya kepada pihak PLN ULP Muara Enim namun hingga saat ini realisasi pengerjaan penambahan bahan daya listrik di gedung Dispusip Muara Enim belum kunjung di lakukan.

 

” Sudah, berulangkali kali kami menyurati maupun menghubungi baik secara pribadi dari bulan Juni kemarin 2026 ini sampai sekarang, setiap dihubungi selalu tidak dapat di hubungi pihak PLN Muara Enim, padahal segala administrasi telah kami penuhi yaitu menggunakan uang negara sebanyak Rp.60 juta untuk administrasi biayaan penambahan beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim dan hingga sampai saat ini belum juga kunjung dilakukan penambahan daya listrik di kantor Dispusip ini,” terangnya.

 

Lebih jauh, Rahmat Noviar juga menguraikan, pada saat ini seluruh kegiatan aktivitas di kantor Dispusip Muara Enim jajaran nya masih bergantung menggunakan listrik meteran token listrik milik pihak ketiga rekanan (vendor) yang melakukan pengerjaan pembangunan Gedung kantor Dispusip Muara Enim dahulu.

 

Hingga sampai saat ini juga pihak nya sangat terbebani, karena meteran token listrik tersebut bukan milik aset Pemkab Muara Enim karena milik pribadi dan terpaksa harus tetap mengisi ulang pulsa token listrik dengan uang pribadi untuk aktivitas kantor Dispusip Muaraenim

 

Selain itu juga, Gedung baru Dispusip ini dalam waktu deka akan segera di resmikan oleh Pemkab Muara Enim dengan bertepatan HUT Kabupaten Muara Enim di bulan November bulan depan tahun 2026 ini yang akan digunakan selain kantor kedinasan juga fasilitas rumah bagi masyarakat.

 

” Ya, kalau pihak PLN Muaraenim masih belum kunjung untuk melakukan penambahan daya tegagan listrik di kantor baru kami ini, apa bolah buat, kami akan kembali lagi berkantor di kantor gedung lama, Karena kurang nya tegangan daya listrik padahal gedung baru ini sudah banyak masyarakat maupun pelajar mulai berkunjung di kantor Dispusip baru ini untuk mengunjungi pada fasilitas rumah baca yang kami sediakan ini,” urainya.

 

Sementara itu, Salsabila pelajar sekolah di Muara Enim menuturkan dirinya sangat senang dengan adanya gedung baru Dispusip Muara Enim yang telah dibangun oleh Pemkab Muara Enim sebagai fasilitas rumah baca untuk masyarakat. Namun, kendati demikian ia juga menyayangkan pada gedung Dispusip Muara Enim yang baru tersebut masih banyak kurangan pada fasilitas nya yaitu diantara nya kurang nya daya listrik di Gedung Dispusip Muara Enim.

 

” Sayang sekali, padahal gedung semegah ini, kamu tidak bisa berlama lama karena panas di dalamnya, karena pada waktu kami tanya kepada pegawai ibu/bapak di kantor ini, mereka bilang Ac nya tidak bisa hidup karena listrik nya tidak tertarik, sangat sayang sekali padahal ada keinginan setiap akhir pekan libur sekolah ingin berkunjung di sini di rumah baca gedung ini untuk membaca buku bersama kawan-kawan nanti nta, ” tukasnya.

 

Terpisah, manajer ULP PLN Muara Enim-Lahat Agus Priyanto di konfirmasi media ini mengatakan, membenarkan adanya belum dilaksanakan pengerjaan panambahan daya listrik di Gedung DPK Muara Enim dikarenakan terkendala ada hambatan teknis belum tersedia nya material Trafo di Gudang untuk gedung kantor Dispusip Muara Enim.

 

Namun, ia berjanji jajaran nya akan berupaya secepatnya akan melakukan pengerjaan pemasangan trafo penambah beban daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim.

 

” InsyaAllah awal bulan bulan depan, sebelum HUT Kabupaten Muara Enim untuk penambahan daya listrik di kantor Dispusip Muara Enim kami pastikan sudah sudah terpasang,mohon bersabar untuk saat ini,” tukasnya. (Deri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *