BBM Naik, Harga-hargapun Naik, Petani Karet Kian Tercekik

0
Iklan Ads

Banyuasin, hbnindonesia – Pasca pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pada Sabtu (3/9) lalu. Nampaknya harga kebutuhan barang pokok turut naik.

 

Untuk hari ini harga karet di tangan petani kian mencekik, dari sebelum BBM Naik harga karet masih kisaran Rp 10 ribu, setelah BBM Naik harga karet di kisaran Rp 7 ribu perkilogram.

 

“Kalau sebelumnya harga karet Rp 10 ribu sebelum BBM Naik, Minggu kedua Rp 9 ribu dan hari ini saya jual harganya turun lagi jadi Rp 7 ribu,” ungkap Ana petani karet di Desa Pelajau Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.

 

Selain harga karet yang kian turun, Ana juga mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang turut naik, kenaikan BBM dan kebutuhan barang pokok tidak sebanding dengan penghasilannya yang hanya bergantung pada penyadap karet.

 

“Jika ini terus terjadi kami harus lebih pandai-pandai mengatur pengeluaran dan mencukupi pendapatan agar tetap bisa makan dan mencukupi kebutuhan anak-anak kami sehari-hari,” ujarnya.

 

Dirinya berharap agar harga karet tetap stabil. Hal ini demi keberlangsungan petani karet untuk menghidupi keluarganya.

 

Kenaikan harga BBM dan harga kebutuhan barang pokok serta tidak seimbang dengan harga karet yang terus menurun, menjadi perhatian serius banyak kalangan.

 

Masri pelaku usaha berpandangan, Jika harga karet masih terus di bawah standar, dikhawatirkan pertumbuhan ekonomi akan menurun

 

“Petani karet akan sangat bersyukur jika pemerintah ikut memperhatikan harga jual beli karet, karena dari sinilah para petani karet menggantungkan kehidupan mereka dan keluarganya.” Imbuhnya. (Input)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here