CJH Asal Banyuasin ini Harus Rela Antri 10 Tahun Lagi untuk Berangkat Haji

0
Sumber Photo: Google
Iklan Ads

Banyuasin , hbnindonesia– Daftar antrian orang yang ingin berhaji kini semakin panjang saja. Dulu orang cukup mengantri dua sampai tiga tahun. Tapi, kini lama antrian itu bisa sampai 10 tahun.

 

Itu yang terjadi pada calon jamaah haji dari Banyuasin ketika mengetahui nomor porsi di website kemenag RI https://haji.kemenag.go.id/v4/ dengan jadwal keberangkatan 2032 dan sekarang 2022 perkiraan 10 tahun lagi baru bisa berangkat haji.

 

Dilansir dari berbagai sumber, hal itu diakibatkan dari Penundaan

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021, ditetapkan 3 Juni 2021 lalu itu menyampaikan sejumlah pertimbangan. Pertama, soal faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji yang terancam akibat pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi menjadi alasan yang pertama.

 

Kedua, karena Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa penundaan haji dikarenakan faktor kesehatan yang diakibatkan oleh virus Covid-19, dan di tahun ini 2022 barulah dibuka kembali haji namun dengan kuota terbatas.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin Drs H Arkan Nurwahidin melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh H. Ganda Riawan M.Si, beberapa waktu lalu mengatakan CJH Kabupaten Banyuasin pada musim haji tahun ini berjumlah 200 orang.

 

Pada dasarnya ke 200 CJH ini siap untuk berangkat ke tanah suci Mekkah, namun kebijakan dari pemerintah Arab Saudi maka CJH Kabupaten Banyuasin dibatasi hanya 40 persen atau 81 CJH dari 200 CJH.

 

(Red/Indah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here