Gubernur Sumsel Bebaskan Bea Balik Nama Kendaraan dan Sangsi Administrasi

0
Iklan Ads

Sumsel. hbnindonesia – Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel), dimana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, akan memberikan Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan penghapusan sanksi administrasi.

 

Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB dan Penghapusan Sanksi Administrasi berupa denda dan bunga PKB dan BBNKB ini, tertuang dalam Pergub Nomor 18 Tahun 2022.

 

Dikutip dari berbagai sumber, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel Dra. Hj. Neng Muhaiba, program Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB dan Penghapusan Sanksi Administrasi adalah upaya pemerintah meringankan beban masyarakat.

 

Selain itu juga pembebasan BBNKB dan penghapusan sanksi administrasi ini, jadi bagian stabilitas keuangan daerah secara makro maupun mikro melalui stimulus fiskal untuk membantu memulihkan ekonomi kerakyatan.

 

“Masyarakat cukup mrmbayar pokoknya saja, akan tetapi dikecualikan untuk PKB dan BBNKB Penyerahan Pertama (Kendaraan Baru),” terangnya.

 

Penghapusan sanksi administrasi berlaku bagi PKB dan BBNKB pada tahun berkenaan dan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB tahun-tahun sebelumnya.

 

Dimana, pembebasan BBNKB Penyerahan Kedua dan Seterusnya Khusus Mutasi Masuk Luar Provinsi Serta Penghapusan Sanksi Administrasi PKB dan BBNKB

 

“Program ini kita mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Desember 2022,” terangnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here