Lebam di Mata, Siswa SD di Banyuasin Diduga Kena Gagang Sapu

0
Iklan Ads

Banyuasin, HBN- Siswa kelas 4 SDN 1 di Kecamatan Banyuasin 3 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berinisial CGA mengalami lebam di bagian mata sebelah kiri dan harus dirawat inap di Rumah Sakit diduga kena lemparan gagang sapu.

 

Dari keterangan YT (40) ibu korban dari CGA mengatakan bahwa anaknya terkena pukulan dari gagang sapu oleh oknum guru di Sekolahnya, namun demikian kata YT anaknya sudah pulang dari rumah sakit sebelumnya sudah di bawa pihak sekolah ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan.

 

“Sekarang sudah ada di rumah baru pulang dari rumah sakit, untuk keadaan anak saya sekarang masih dalam proses penyembuhan dan tidak mengalami kebutaan hanya rabun saja, dari keterangan dokter belum bisa di pastikan untuk sembuh namun tetap ada harapan,” ujarnya di konfirmasi Rabu (13/10/2021)

 

Dijelaskannya bahwa anaknya yang mengalami lebam di Mata disebabkan gagang sapu dilakukan oknum guru. “Kalau kata anak saya karena gagang sapu, dan dari keterangan anak saya pelakunya oknum guru, tapi oknum guru itu tidak mengakui dan Alhamdulillah pihak sekolah bertanggungjawab untuk melakukan pengobatan sampai sembuh,” katanya.

 

Sementara Kepala SD, Zulfa kepada wartawan Selasa (12/10/2021) di kutip dari medianusantara.com (13/10) membenarkan ada kejadian itu, tapi menolak kalau musibah yang menimpa anak didiknya itu dilakukan oleh gurunya.

 

Dari kejadian itu pihak sekolah bertanggung jawab, karena kejadianya itu ada dilingkungan sekolah, tetapi ketika kejadian itu terjadi tidak ada yang mengetahui pasti.

 

Terpisah Via WhatsApp Kepala Disdikbud Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Aminuddin, SPd. SiP. MM menjawab “Info yg km terima, ketidaksengajaan antar siswa saat bermain, tidak mungkin guru menganiaya, anak tsb sdh dibawa ke RS oleh pihak sekolah.”balasnya.

 

Korwil UPTD Disdik Banyuasin III, Sobirin di konfirmasi via telpon memberikan keterangan bahwa sudah di lakukan penanganan secara kekeluargaan.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan pengobatan dari segala pembiayaan dan segala sesuatunya sudah di pertanggung jawabkan ,etikad baik dari pihak kita dan pihak keluarga anak didik kami sudah di lakukan perdamaian.” Terangnya. (HBN/Banyuasin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here