Mengaku Pegawai BPN Banyuasin dan Mantan Kades di Tangkap Palsukan Sertifikat Tanah

0
Iklan Ads

Palembang, hbnindonesia – Timsus Mafia Tanah Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap dua pelaku diduga terlibat kasus pembuatan dokumen sertifikat hak milik (SHM) kepemilikan atas tanah palsu di Kabupaten Banyuasin.

 

Kepala Subdit III Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, kedua pelaku yakni EK, 53, warga Rimba Jaya, Air Kumbang, Banyuasin, dan YS, 34, warga Siring Agung, Ilir Barat I, Palembang.

 

Para pelaku yang diduga membuat SHM kepemilikan tanah palsu di Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin itu ditangkap Timsus Mafia Tanah di rumah dan tempat persembunyian masing-masing.“Malam itu EK ditangkap di rumahnya dan YS di sebuah hotel di Palembang,” kata Agus Prihadinika dalam press release di Mapolda Sumsel, Selasa (2/8/2022).

 

Dia mengatakan, YS berperan sebagai editor dokumen SHM program PTSL (program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah). Dia mengaku sebagai pegawai kantor pertanahan (BPN)Banyuasin. “Pelaku Efendi merupakan mantan kepala desa daerah setempat,” terang Agus Prihadinika.

 

Dia menjelaskan, kasus tersebut masih dalam pengembangan bersama personel Subdit Harta dan Benda (Harda) Polda Sumsel yang juga anggota dalam Timsus Mafia Tanah. “Pelaku dan beberapa saksi masih diperiksa, segera kami umumkan hasilnya,” ujar Agus. (Dpt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here