Motif Dendam CD Nekad Ingin Habisi Nyawa IRT

0
Iklan Ads

HBN- Motif dendam CDR (26) melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban RHNI (38) seorang ibu rumah tangga (IRT) yang beralamat di Lorong Nelayan RT. 07 RW. 004 Desa Sungsang III Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin.

 

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, S.IK., MH melalui Paur Humas Polres Banyuasin Ipda Budi, AP, SH mengatakan bahwa Pada Selasa tanggal 20 April 2021 sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dengan niat untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.

 

 

Lanjutnya, dari kronologis pelaku ada motif dendam, Pada saat bertemu dengan korban, pelaku langsung mencekik dan menusuk leher korban dengan menggunakan pisau sebanyak tiga kali sehingga mengakibatkan korban mengalami luka dileher dan mengeluarkan darah.

 

“Lalu korban dibawa ke rumah sakit sedangkan pelaku setelah melakukan aksinya langsung melarikan diri ke Perahu dan kasus ini dilaporkan ke Polsek Sungsang dengan dasar LPB / 07/ IV/ 2021/ SUMSEL/ BA / SEK SSG Tanggal 20 april 2021,”demikian yang di sampaikan Paur Humas Polres Banyuasin Ipda Budi, AP, SH lewat pesan WhatsApp, Selasa (20/04).

 

 

Dikatakan dia, menindaklanjuti laporan dari korban dimana Pada Selasa tanggal 20 April 2021 sekitar pukul 07.00 WIB, Kapolsek Sungsang memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota Polsek Sungsang mencari keberadaan orang yang diduga pelaku yang telah melakukan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana yang terjadi di Lr. Nelayan RT. 07 RW. 004 Desa Sungsang III Kecamatan Banyuasin II .

 

“Dari hasil penyelidikan akhirnya Sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku ditangkap oleh Anggota Polsek Sungsang di Lorong Nelayan darat Desa Aungsang tiga dan kemudian pelaku di bawa ke Polsek Sungsang untuk di amankan,” jelas dia.

 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya terang dia, kini pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Sungsang dan pelaku disangkahkan dengan Pasal 340 Jo 53 ayat (1) (3) KUHpidana.

 

“Selain mengamankan pelaku juga turut di sita Barang Bukti (BB) berupa 1 (satu) unit terpal warna milik korban yang belumuran darah, 1 (satu) lembar baju motif kembang milik korban yang belumuran darah dan 1( satu) jaket warna merah milik pelaku,” tandas dia. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here