Warga Keluhkan PDAM Tirta Betuah Alirkan Air Keruh

0
Iklan Ads

Banyuasin, hbnindonesia – Alih-alih berharap bisa memperoleh air bersih yang bisa untuk dikonsumsi, pasca 10 hari air perusahaan daerah air minum (PDAM) tidak mengalir, ratusan warga yang tinggal di Villa Bukit Indah malah mendapatkan air keruh bewarna coklat yang lebih mirip es tebu.

 

Sudar (31) salah satu warga Villa Bukit Indah mengatakan semakin hari, kualitas air yang dialirkan PDAM terus menurun. “Tidak sesuai dengan namanya perusahaan air minum, karena air yang mengalir kerumah kami keruh.” Keluhnya, Rabu (28/9).

 

Kondisi air keruh tersebut membuat Sudaroji dan keluarganya tidak berani memanfaakan air PDAM untuk mandi. “Jangankan dikonsumsi, mandi saja saya tidak berani karena takut gatal, apalagi untuk anak-anak mandi, paling ya buat nyuci piring sama nyiram pas buang air besar aja.” ungkapnya.

 

Bahkan tidak hanya itu, untuk keperluan mencuci pakaian pun Sudar tidak lagi berani menggunakan air PDAM, lantaran khawatir warna kain akan berubah, khususnya pakaian yang bewarna cerah.

 

“Saya berharap pihak PDAM harus lebih memperhatikan kualitas air yang disalurkan, selain itu air yang mengalir kerumah kami hanya satu minggu sekali, dengan kualitas air seperti ini tentu saja menandakan bahwa PDAM gagal dalam menjalankan fungsinya.” tutupnya.

 

Terpisah Kepala Cabang Pangkalan Balai PDAM Tirta Betuah, Agus menjelaskan bahwa, air yang keruh tersebut dampak dari perbaikan pipa.

 

“Memang benar aer kita keruh kemarin itu. Karna habis perbaikan pipa induk sebanyak 2 titik di desa Lebung dan Lubuk Rengas Kecamatan Rantau Bayur,” ungkapnya.

 

Lanjutnya bukan hanya itu,juga ada kerusakan pompa isap di Lebung.

“Jadi memang berturut- turut kerusakan dari PDAM,” pungkas dia.

 

Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here