MUARA ENIM – Sejumlah siswa di Kabupaten Muara Enim hingga kini diketahui belum menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di sekolah-sekolah yang berada di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri 8 Muara Enim, Ruslaili, S.Pd., mengungkapkan bahwa para siswa di sekolahnya belum pernah menerima MBG sejak program tersebut dimulai.
“Sejak awal program berjalan sampai sekarang, siswa SDN 8 Muara Enim belum pernah menerima MBG,” ujarnya.
Ia menyebutkan, jumlah siswa di SDN 8 Muara Enim mencapai sekitar 300 orang.
Meski demikian, pihaknya mengaku sudah beberapa kali didatangi oleh pihak terkait untuk melakukan pendataan jumlah siswa dan guru.
Menurutnya, siswa maupun wali murid terus mempertanyakan kapan program tersebut akan mulai diterapkan di sekolah mereka, seperti halnya di sekolah lain yang sudah lebih dulu menerima.
“Kami berharap MBG di SDN 8 Muara Enim bisa segera berjalan,” harapnya.
Hal senada
disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Muara Enim, Gunawan. Ia mengatakan bahwa siswa di sekolahnya belum menerima program MBG, meskipun pendataan telah dilakukan.
“Sudah ada pendataan jumlah siswa, tapi sampai sekarang belum ada realisasi MBG di SMPN 3 Muara Enim,” katanya.
Jumlah siswa di SMPN 3 Muara Enim sendiri juga mencapai sekitar 300 orang.
Sementara itu, salah satu wali murid, Febri, mengaku anaknya belum mendapatkan manfaat dari program tersebut, berbeda dengan siswa di sekolah lain.
“Kami berharap program MBG bisa segera berjalan di SDN 8 Muara Enim, supaya anak kami juga bisa merasakan manfaatnya. Dengan adanya MBG, siswa bisa lebih hemat uang jajan,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Azzahra, siswi kelas VIB SDN 8 Muara Enim, ia mengaku belum pernah menerima MBG dan berharap program tersebut segera terealisasi.
“Saya belum pernah dapat MBG, semoga bisa segera ada, kenapa sekolah kami di bedakan dengan sekolah yang lain sudah dapat makan gratis, kami iri dengan sekolah-sekolah di kota , ” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Sekretariat Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Muara Enim, Oktafian Muharsyah menjelaskan bahwa belum terlaksananya program MBG di sejumlah sekolah, khususnya di Desa Karang Raja, disebabkan belum tersedianya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Berdasarkan data Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Muara Enim, untuk Desa Karang Raja memang belum ada dapur SPPG, sehingga program MBG belum bisa berjalan di sekolah-sekolah di wilayah tersebut,” jelasnya.
Ia juga memaparkan, potensi penerima MBG di Kabupaten Muara Enim mencapai 180.951 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 149.025 siswa, 191 ibu hamil, 9 ibu menyusui, dan 31.726 balita.
Namun, hingga Februari 2026, jumlah penerima MBG baru mencapai 97.145 orang atau sekitar 54 persen dari total sasaran.
“Untuk memenuhi target penerima MBG secara menyeluruh, dibutuhkan sebanyak 61 SPPG di Kabupaten Muara Enim. Saat ini baru tersedia 35 SPPG atau sekitar 57 persen,” terangnya.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan SPPG menjadi kunci agar program MBG dapat segera merata di seluruh wilayah, termasuk di Desa Karang Raja.
“Kita akan terus mendorong Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Muara Enim dan BGN Provinsi Sumsel agar pembangunan SPPG ini bisa dipercepat, sehingga target penerima MBG dapat tercapai dan lebih merata,” bebernya.
Sementara itu, Koordinator BGN Muara Enim Ian Rahadil Putra di konfirmasi media ini menjelaskan, keterlambatan dalam penyaluran program MBG di sejumlah sekolah Desa Karang Raja di sebabkan akses dapur untuk ke Desa Karang Raja cukup jauh sehingga dalam penyaluran program MBG di sekolah tersebut belum dapat di lakukan.
” Di Desa Karang Raja juga tahun kemarin ada rencana dari kompi batalyon 141 akan bangun dapur MBG ternyata tertunda dari pihak TNI nya dan sekarang ada juga pembangunan dapur di perumahan talang kelapa tetapi sekarang masih tahap pembangunan ,” jelasnya.
Ia Rahadil Putra juga menepis terkesan ada nya pembedaan pada sekolah lain terhadap penyaluran program MBG di sekolah Desa Karang Raja.
” Bukan dibedakan pak, kita hanya terkendala jarak tempuh dan waktu nya pak.
semoga pembangunan dapur SPPG yang sedang progres di karang raja cepat terselesaikan pak ,” pungkasnya. (Deri)
























