Ogan ilir,hbnindonesia.com – Jajaran Polsek Tanjung Raja Polres Ogan Ilir menggerebek dua titik yang diduga menjadi arena sabung ayam di wilayah hukumnya, Sabtu sore, 25 Juli 2026. Dari penggerebekan itu, satu orang berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti.
Patroli pemeliharaan Kamtibmas dipimpin langsung Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si. Tim gabungan yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kanit Sabhara, Kanit Provost, Katim Buser, Kasium, Ka SPKT 1, anggota Reskrim, Intel, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat bergerak ke lokasi sekitar pukul 14.30 WIB.
Sasaran patroli kali ini adalah Desa Arisan Deras, Kecamatan Rantau Panjang dan Desa Ketapang II. Kegiatan dilakukan menindaklanjuti laporan dan aduan masyarakat terkait maraknya perjudian sabung ayam.
*Hasil di Dua Desa Berbeda*
Di titik pertama, Dusun V RT 005 Palbatu, Desa Arisan Deras, petugas tidak menemukan aktivitas. Berdasarkan keterangan warga, arena di lokasi tersebut sudah berhenti beroperasi sejak sekitar satu minggu lalu.
Sementara di titik kedua, Dusun II RT 004 Arisan Selama, Desa Ketapang II, petugas mendapati aktivitas sabung ayam masih berlangsung. Begitu melihat kedatangan polisi, para pemain langsung melarikan diri.
Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan seorang pria berinisial RBS, 31 tahun, wiraswasta, warga setempat, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Dari lokasi petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:
– *1 unit* sepeda motor Honda Supra GTR
– *1 unit* sepeda listrik
– *4 ekor* ayam sabung
– *3 buah* kurungan atau sekap ayam
– *2 buah* matras atau busa gelanggang adu ayam
– *1 buah* terpal dan *1 buah* jaring gelanggang
Kspolres Ogan Ilir Akbp Rizka Aprianti,S.H,.S.I.K,.M.H melalui Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur,.AMd.Kep,.S.H menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi perjudian dalam bentuk apa pun.
“Kami sudah melakukan himbauan. Namun jika tidak diindahkan maka akan dilakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” ujar Iptu Mansyur.
Ia juga mengajak perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk terus menyampaikan himbauan keras kepada warga agar tidak terlibat judi.
Kegiatan patroli dan penggerebekan berakhir pukul 17.00 WIB. Situasi di kedua desa dilaporkan aman dan kondusif.
Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk mencari para pelaku lain yang melarikan diri saat penggerebekan.

























