Tanggapi Keluhan “Kurang Respon” Kades Petaling, Kabid Damkar Akui Kekurangan Armada

BANYUASIN – Satpol PP dan Damkar Banyuasin merespon keluhan dari kades Petaling Kecamatan Banyuasin III terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di desa itu.

Di sejumlah media online, Kades Petaling mengungkapkan kekecewaannya atas lambatnya respon pihak Damkar saat terjadi Karhutla pada kemarin malam.

Dimana, Kades dan warga memadamkan api pada pukul 03.00 WiB dan menghabiskan waktu 4 jam agar api padam menggunakan peralatan seadanya.

PLt Kabid Damkar di Satpol PP Banyuasin, Asyrul Sani menjelaskan jika kejadian itu hanya kesalahpahaman tupoksi kerja.

“Karena sesuai tupoksi, karhutla ini leading sektornya BPBD, tapi kami ikut turun ke lokasi kejadian karhutla jika dibutuhkan,” ucap dia.

Apalagi, dia menyebutkan kurangnya armada pemadam kebakaran memaksa mereka bekerja lebih ekstra.

“Armada dan peralatan minim, terkadang karhutla ini serentak di berbagai lokasi bahkan beda kecamatan sehingga menyulitkan kami,” tambah dia.

Tegas dia, tupoksi dari pihak Damkar sendiri yakni penanggulangan gedung terbakar, rumah terbakar dan penyematan.

“Beda dengan BPBD, mereka sudah membentuk tim terpadu yang terdiri dari TNI/Polri, Relawan, hingga tim dari BPBD sendiri,” ucap dia.

Apalagi, tim BPBD sendiri memiliki banyak posko yang tersebar di sejumlah kecamatan, dan mereka pun dibekali dana dari Bantuan Presiden khusus untuk penanggulangan karhutla.

“Jadi sebaiknya laporan terjadinya karhutla ini ke BPBD langsung, mereka punya call center sendiri,,” tutup dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *