Banyuasin, -Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat di setiap Kabupaten Kota di Indonesia, ditargetkan terealisasi pada tahun 2026 . Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan berasrama gratis untuk anak kurang mampu (desil 1 & 2) guna memutus rantai kemiskinan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pendidikan, tempat tinggal,
Di Kabupaten Banyuasin sendiri rencana pembangunan sekolah rakyat masih terkendala di lahan, dan untuk luas lahan sekolah rakyat dibutuhkan 10 hektar.
Bupati Banyuasin Dr Askolani melalui Sekretaris Daerah Erwin Ibrahim menjelaskan, program sekolah rakyat masuk dalam program Asta cita presiden Prabowo Subianto.
“Masih persiapan lahan, itu hanya 1 di Kabupaten tidak setiap kecamatan dibangun Sekolah Rakyat, kita ada lahan di dekat GOR belakang Patung Bung Karno tapi tanahnya tidak rata harus di timbun dan biaya penimbunan tidak sedikit sekitar 300 ratus juta, untuk lahan haru lahan bebas , dalam bentuk hibah, 21 kecamatan tak mungkin tidak bisa sediakan lahan 10 hektar.” Katanya, Selasa (27/1/2026).

























