MUARA ENIM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muara Enim Gunawan Wisnu Murdyanto SH MH tidak akan pandang bulu dalam memproses setiap ada nya dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Muara Enim. Dimana hal itu di ungkap kan nya di sela kegiatan Buka Bersama Insan Pers di Kabupaten Muara Enim. Selasa, (24/2/2026).
Kajari Gunawan menegaskan bahwa komitmen penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, menjadi prioritas utama jajarannya.
“Sudah menjadi komitmen kami untuk melakukan penegakan hukum, khususnya masalah korupsi. Tidak ada pandang bulu. Jika terbukti adanya penyimpangan, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kejari Muara Enim tidak hanya berperan dalam aspek penindakan, tetapi juga aktif mendukung program Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui fungsi pendampingan hukum serta pengawasan.
Program Unggulan Setiap Seksi
Kejari Muara Enim juga memiliki sejumlah program unggulan yang dijalankan oleh masing-masing seksi, di antaranya:
Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) yang fokus pada penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus lainnya.
Seksi Intelijen (Intel) yang berperan dalam deteksi dini, pengamanan pembangunan strategis, serta penyuluhan hukum.
Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang memberikan pendampingan hukum kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.
Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) yang menangani perkara pidana umum secara profesional dan transparan.
Selain penegakan hukum, Kejari Muara Enim juga aktif melakukan pendampingan, penyuluhan, serta sosialisasi hukum sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar hukum.
Menurut Kajari, pencegahan melalui edukasi hukum menjadi langkah strategis untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran.
“Kami ingin kehadiran Kejari benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya tegas dalam penindakan, tetapi juga hadir memberikan pendampingan dan edukas bagi penanganan dalam kasus Tipikor sejati nya kami akan di lakukan secara obyektif transparan dan tidak akan tebang pilih dalam penanganan nya, ya kita lihat saja nanti ,” tegasnya. (Deri)
























