BANYUASIN โ Aksi nekat seorang pelaku pencurian di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Riyadh Hadaiqurroyyan terekam kamera Closed-Circuit Television (CCTV). Pelaku tertangkap kamera sedang berjalan di lokasi asrama santri putra mengambil uang milik santri dan mencoba mencuri sepeda motor milik seorang mualim (guru ngaji).
Kejadian tersebut terjadi di kompleks Ponpes Ar-Riyadh Hadaiqurroyyan yang berlokasi di Jalan Palembang-Betung Km 41,5, Kelurahan Kayuara Kuning, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Berdasarkan pantauan CCTV yang beredar di kalangan wali santri dan pengurus pondok, terlihat jelas sosok pelaku yang masuk ke area pondok dengan niat jahat. Awalnya, pelaku diketahui membobol atau mengambil uang simpanan milik para santri. Namun, keserakahannya tidak berhenti di situ. Pelaku kemudian mencoba untuk mengalihkan perhatian atau langsung berniat kabur dengan membawa lari sepeda motor milik salah satu mualim pondok.

Rekaman video menjadi bukti kuat yang memudahkan pihak pengelola pondok dan aparat keamanan untuk melacak keberadaan pelaku. Pihak pesantren dan wali santri berharap pelaku segera di tangkap agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Uang tabungan santri dibobol dan motor mualim nyaris di bawa kabur hanya kunci kontak yang rusak,”ujar lia Wali santri, Rabu(26/8/2026)
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat diharapkan turun tangan untuk memproses kasus ini lebih lanjut berdasarkan barang bukti rekaman CCTV tersebut. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh instansi pendidikan, termasuk pondok pesantren, untuk terus memperketat sistem keamanan guna melindungi aset dan kenyamanan para santri serta pengajar.
Pihak pesantren dan orang tua santri menghimbau agar pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak meresahkan lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi penuntut ilmu.
(Redaksi)
























