Sosialisasi Dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum

Ogan Ilir,hbnindonesia.com— Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum, pada Rabu, 4 November 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula loksi wisata cinara vinlan Kelurahan tanjung batu kecamatan tanjung batu dan dihadiri oleh sekitar 50 peserta serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Massuryati, M.Si., C.Med., Ketua Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Dewi Alhikmah Wati, serta Anggota Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, Muhammad Uzer dan Lily Oktayanti.

Turut hadir Camat Tanjung batu , Hj. Tri Susanti S.Kom. MM, Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai Gerindra, H. Ahmad Wazir Noviadi, S.Psi., M.Si., dan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Fraksi Gerindra, Huzaimi,.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Dra. Massuryati, M.Si., C.Med yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tugas lembaga semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

“Pengawasan partisipatif berarti masyarakat ikut terlibat aktif mengawasi penyelenggaraan pemilu di lingkungannya sendiri. Kalian adalah mata dan telinga kami. Jika melihat hal yang tidak wajar atau potensi pelanggaran, jangan ragu menyampaikannya kepada kami,” ujar Massuryati.

Lebih lanjut dijelaskan,Massuryati maksud dari kegiatan ini adalah Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang aturan dan tahapan penyelenggaraan pemilu, Meningkatkan kepekaan masyarakat mengenali bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, Membuka saluran agar masyarakat dapat melaporkan temuan pelanggaran dengan mudah dan aman, Membangun kebersamaan antara lembaga pengawas dengan masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi

Dikatakanya, Kegiatan ini digelar Kecamatan Tanjung Batu . diharapkan peserta yang hadir dapat menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing untuk menyebarkan pemahaman ini kepada warga lainnya.

“Pemilu yang baik lahir dari pengawasan yang kuat. Pengawasan yang kuat lahir dari partisipasi masyarakat yang aktif. Mari kita jaga hak pilih dan proses demokrasi kita bersama,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel juga menyampaikan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu agar berjalan jujur, adil, dan transparan. Kehadiran masyarakat yang antusias menunjukkan tingginya kesadaran bersama untuk menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Ogan Ilir.

Terpisah Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai Gerindra, H. Ahmad Wazir Noviadi, S.Psi., M.S,.meyampaikan pandangannya terkait pentingnya pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilihan umum.

Menurutnya, demokrasi tidak bisa hanya diserahkan kepada penyelenggara dan pengawas negara saja. Keterlibatan masyarakat luas, terutama pemuda, adalah pilar utama agar proses demokrasi berjalan bersih dan dapat dipercaya.

“Pengawasan partisipatif ini sangat penting karena di mana pun kita berada, di desa maupun di kota, masyarakat adalah pihak yang paling tahu apa yang terjadi di lingkungannya. Jangan diam jika melihat sesuatu yang kurang tepat, sampaikan dan laporkan melalui jalur yang benar,” Tegas Ovi

Ia juga menekankan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi dari potensi pelanggaran, politik uang, hingga penyebaran berita bohong yang dapat merusak keutuhan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara masyarakat, penyelenggara pemilu, dan pemerintah daerah terus diperkuat demi terciptanya pemilihan umum yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Ogan Ilir maupun di seluruh Indonesia”Ujarnya

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang tertib dan kondusif, diisi dengan pemaparan materi, diskusi tanya jawab, serta pertukaran pandangan antara peserta dan narasumber terkait mekanisme pengawasan partisipatif dalam Pemilu 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *