Banyuasin, HBN- Meskipun kemarau yang cukup panjang, namun tidak mengurangi semangat Mang Mat untuk mencari rezeki untuk keluarganya.
Hal yang diungkapkan Mang Mat yang merupakan seorang petani karet di kecamatan Banyuasin III setelah menjual hasil panen karetnya, Jumat (11/9/2026)
Saat ditanyai, ia mengatakan penghasilan getah karet jauh merosot karena dampak dari kemarau yang cukup panjang.
Sebelumnya per Minggu bisa mencapai 40 kilo gram, namun karena musim kemarau ini penghasilnya merosot hingga saat ini cuma dapat 25 kilogram per dua Minggu.
Dikatakannya sebelum musim kemarau, penghasilan getah karet bisa mencapai 40 kg per Minggu Jika dirupiahkan bisa menghasilkan uang Rp 600.000 dengan harga 17 ribu per kilogram.
“Namun saat ini cuma dapat 25 kilogram per dua Minggu meskipun harga sekarang 20 ribu per kilogram kalau di rupiahkan 500 ribu rupiah bagi dengan pemilik kebun karet saya dapat 270 ribu dalam 2 Minggu,”ungkapnya.
Namun dia tetap bersyukur meskipun karet saat ini memasuki masa penceklik ataupun kemarau dirinya tetap semangat demi kebutuhan keluarganya.
“Yang penting kita tetap bersyukur, meskipun musim kemarau. Mungkin banyak saudara-saudara yang hidupnya lebih susah dari kita,” sebutnya.
Sementara pantauan media dibeberapa lokasi di Kabupaten Banyuasin banyak terjadi kebakaran kebun karet, sehingga warga bergotong royong untuk memadamkan api dan menjaga kebun karetnya dari kebakaran. (Red)
























