Mahasiswa KKN Kelompok II Universitas Serasan Gelar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Bina Mulya Lawang Kidul

 

 

Muara Enim — Maraknya kasus pernikahan dini di Kabupaten Muara Enim menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk mahasiswa yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Menyikapi hal ini, Mahasiswa KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan yang bertugas di Desa Tegal Rejo menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan dini bagi para siswa SMK Bina Mulya Lawang Kidul.

 

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah setempat ini diikuti oleh puluhan siswa dari berbagai jurusan dengan antusiasme tinggi.

 

Kegiatan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Muara Enim. Berdasarkan data, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 166 permohonan dispensasi nikah diajukan dan seluruhnya dikabulkan. Angka ini menunjukkan bahwa pernikahan di bawah umur masih menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian dan upaya pencegahan dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan.

 

Koordinator kegiatan, Nanda, mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Serasan yang menjadi motor utama acara ini, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja KKN Kelompok II “Kami melihat masih banyak pelajar di usia remaja yang terpengaruh oleh lingkungan atau tekanan sosial untuk menikah di usia muda. Padahal, mereka masih dalam masa pendidikan dan pengembangan diri. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan cinta, tetapi tanggung jawab besar yang membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan finansial,” ujarnya. Jumat, (21/8/2026).

 

Dalam pemaparannya, para mahasiswa menguraikan berbagai dampak buruk pernikahan dini yang patut diwaspadai oleh para pelajar yaitu Dampak Kesehatan, Dampak Pendidikan, Dampak Hukum dan Dampak Psikologis

Kegiatan sosialisasi dikemas dengan metode yang menarik dan interaktif agar pesan dapat terserap dengan baik oleh para siswa. Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan diskusi kelompok, sesi tanya jawab, dan pemutaran video edukatif. Para mahasiswa juga mengadakan kuis berhadiah untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.

 

“Kami tidak ingin menggurui, tapi mengajak siswa berpikir kritis tentang masa depan mereka sendiri. Mereka perlu menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa dikorbankan hanya karena keinginan sesaat,” ujar Nanda.

 

Salah satu siswi SMK Bina Mulya mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. “Aku jadi lebih paham kalau menikah di usia muda itu banyak risikonya, bukan cuma soal cinta-cintaan. Aku jadi lebih semangat buat lanjut sekolah dan ngejar cita-cita dulu,” ungkapnya.

 

Mahasiswa KKN Kelompok II Universitas Serasan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal perubahan positif bagi para siswa SMK Bina Mulya Lawang Kidul. Mereka berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan edukasi bagi siswa yang berisiko terjerumus ke dalam pernikahan dini.

 

“Kami berharap ilmu yang kami bagikan hari ini tidak berhenti sampai di sini. Para siswa bisa menjadi agen perubahan di antara teman-temannya, menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang matang dan menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu,” pungkas Nanda.

 

Nanda Mahasiswa KKN Kelompok II Universitas Serasan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini kepada Kepala Sekolah dan jajaran guru SMK Bina Mulya Lawang Kidul atas izin, sambutan hangat, dan kepercayaan yang diberikan. Seluruh siswa SMK Bina Mulya yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias dan penuh semangat.serta kepasa Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Ineke Pratiwi, S.Si., M.Si., atas arahan dan bimbingannya.

 

“Semoga kegiatan kecil ini bisa memberi manfaat besar bagi kalian semua. Karena masa depan cerah dimulai dari keputusan bijak hari ini. Teruslah sekolah, raih cita-cita, dan nikahlah pada usia yang tepat,” tutup Nanda di akhir acara.

 

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMK Bina Mulya dapat lebih bijak dalam menyikapi masa depan, menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu, dan menikah pada usia yang tepat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *