Banyuasin, Sumatera Selatan – Kondisi infrastruktur jalan di Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, kembali menuai protes dari warga setelah sebagian badan jalan dilaporkan ambruk. Insiden ini mengakibatkan seorang anak sekolah terjatuh saat sedang dalam perjalanan menuju sekolah.
Peristiwa tersebut menambah daftar keluhan warga Marga Sungsang yang telah lama mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan jalan desa yang kondisinya semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan tidak hanya berupa lubang-lubang besar, tetapi juga adanya bagian jalan yang ambles dan longsor akibat erosi serta kurangnya perawatan.
Menurut keterangan warga setempat anak sekolah yang terjatuh tersebut beruntung hanya mengalami luka ringan. Namun, insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi para orang tua yang setiap hari mengantar anaknya melintasi jalur tersebut. “Kami sudah berulang kali melaporkan kondisi ini, tapi belum ada tindak lanjut yang nyata. Kami takut akan ada korban yang lebih parah jika jalan ini tidak segera diperbaiki,” ujar salah satu warga setempat kepada redaksi hbnindonesia.com

Setelah Viral dan banyak keluhan warga, Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., meninjau kondisi jerambah titian yang roboh di Jalan Yunan Kecamatan Banyuasin II, Desa Sungsang IV, Selasa (11/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Netta melihat langsung kondisi sejumlah titik jerambah yang mengalami kerusakan, di antaranya di Jalan Yunan 5 meter, Lorong Gembira 2 meter, dan Lorong Reformasi 2 meter.
Wabup Netta meminta agar tahun ini perbaikan jerambah titian pada beberpa titik prioritas dapat diselesaikan, sehingga dapat kembali menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat.
“Insyaallah, kita upayakan tahun 2026 beberapa titik ini bisa selesai diperbaiki,” ujar Wabup Netta.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Camat Banyuasin II Ahmad Riduan, S.Sos., M.Si, Dinas PUPR Banyuasin Ir. Welly Yudistira, S.T., M.T, Kapolsek, dan Danramil























