Banyuasin -Aksi pencurian motor di Kecamatan Banyuasin III sangat meresahkan masyarakat, dikantor Disdukcapil Banyuasin, Masjid Al Amir di Masjid Al Makmum Suak Bara yang sempat terekam cctv, di perkantoran Pemkab Banyuasin, dan dibeberapa postingan warga merasa tidak aman lagi wilayah Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin dari aksi pencurian motor, padahal dekat dengan Kantor Polres Banyuasin.
Setelah banyak korban kehilangan motor, polisi dari Polres Banyuasin baru berhasil menangkap terduga pelaku pencurian motor, aksi penangkapan viral di media sosial yang terduga pelaku ditangkap di sekitaran Kantor Bupati dan DPRD Banyuasin, Rabu (21/1/2026).
Menurut informasi, Tim PUMA Satreskrim Polres Banyuasin yang melakukan penangkapan dan baru tertangkap dua orang.
Dalam proses penangkapan Salah satu pelaku (P) terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas.
Dua pelaku masing-masing berinisial P dan R (14) , warga Desa Lebung, Kecamatan Rantau Bayur. Pelaku (P) ditembak di bagian kedua kakinya setelah nekat kabur saat akan ditangkap.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kasat Reskrim AKP M Ilham membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula saat anggota Tim PUMA tengah melakukan pengamanan di sekitar DPRD Banyuasin, bersamaan dengan adanya kegiatan unjuk rasa.
“Anggota mencurigai gerak-gerik dua orang yang terlihat menggoyang-goyangkan setang sepeda motor yang terparkir di area DPRD Banyuasin,” kata AKP M Ilham kepada wartawan.
Menyadari aksinya dipergoki petugas, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Pelaku R berhasil diamankan di kawasan perkantoran Pemkab Banyuasin, sementara pelaku P mencoba kabur lebih jauh.
“Petugas melakukan pengejaran. Karena pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan, sesuai SOP, Tim PUMA di bawah pimpinan Aipda Donie OK terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku P,” jelasnya.
Pelaku P mengalami luka tembak di kaki kanan dan kiri dan langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Mapolres Banyuasin.
Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku telah melakukan aksi curanmor di sekitar 20 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kecamatan Banyuasin III. Beberapa lokasi di antaranya Masjid Al Amir, Masjid Jumhuriah, Masjid Al Falah, serta kawasan perkantoran Pemkab Banyuasin.
“Modusnya, pelaku berkeliling menyusuri lokasi-lokasi ramai untuk mencari sepeda motor yang lengah dan minim pengamanan,” ungkap M Ilham.
Dari informasi terbaru Kamis (22/1/2026), Polres Banyuasin melakukan penggrebekan di Desa Lebung, situasi tampak tegang, warga setempat mendadak heboh menyaksikan rombongan aparat kepolisian , kemungkinan melakukan penangkapan komplotan pelaku curanmor.

























