Banyuasin – Seorang sopir truk boks dikabarkan meninggal dunia saat sedang mengantre bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sembawa. Kejadian ini menimbulkan duka di kalangan para pengemudi angkutan barang yang tengah berada di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan seorang sopir truk boks dengan nomor polisi B 9653 SCP. Saat kejadian, korban terlihat masih berada dalam kendaraannya sambil menunggu giliran untuk mengisi BBM.
Saksi mata dari kalangan sesama sopir yang juga sedang mengantre menduga penyebab kematian tersebut akibat kelelahan ekstrem. Kondisi fisik yang drop diduga menjadi faktor utama meninggalnya sang sopir di tengah antrean yang cukup panjang.
“Saat itu kami lihat beliau masih duduk di dalam truk. Tapi setelah beberapa waktu, tidak ada respons. Saat dicek, ternyata sudah tidak bernyawa,” ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih di konfirmasi lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian. Jenazah korban diperkirakan akan diserahkan sudah di bawah ke puskesmas terdekat.
Kejadian ini kembali menyoroti tingginya risiko kesehatan yang dihadapi oleh para pengemudi truk jarak jauh, terutama terkait jam kerja yang panjang dan kurangnya istirahat yang memadai. Para pengguna jalan dan pengelola SPBU diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi para pengemudi yang terlihat lelah.
Catatan: Informasi seperti nama korban, usia, atau keterangan resmi dari kepolisian/rumah sakit, masih di cari kebenaran untuk melengkapi berita.

























