Bupati Banyuasin: Pelayanan Publik Jangan Ada Praktek Pungli 

Bupati Banyuasin Dr Askolani Cek Peresmian Gedung Pelayanan Publik Disdikbud

Banyuasin – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH, meresmikan Gedung Pelayanan Terpadu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin, hari Rabu (17/06). Fasilitas baru ini dihadirkan sebagai komitmen Pemkab Banyuasin dalam memangkas birokrasi dan menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para guru dan tenaga kependidikan.

 

Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati, didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Sucipto, Asisten I Kabupaten Banyuasin Aminuddin, S. Pd., S. IP., MM, KaDisdikbud Kabupaten Banyuasin Dra. Yosi Zartini, MM, Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin Hj. Ida Bahagia, SH., MM, Sekretaris Disdikbud Banyuasin Adi Chandra.

 

Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani menyampaikan bahwa sektor pendidikan adalah pilar utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, sarana dan prasarana penunjangnya administrasi harus terus ditingkatkan agar berjalan beriringan.

 

“Selama ini, para guru atau masyarakat sering kali harus berpindah-pindah ruangan atau menunggu lama hanya untuk mengurus administrasi kepegawaian, sertifikasi, atau perizinan. Dengan adanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu ini, kita integrasikan semuanya dalam satu atap. Pelayanan harus lebih ramah, cepat, dan bebas dari pungutan liar,” tegas Bupati Askolani.

 

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembaruan fisik semata, melainkan sebuah simbol transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang harus lebih berorientasi pada pelayanan masyarakat.

 

Bupati Askolani berharap para pemberi pelayanan dapat memberikan pelayanan yang ramah dan hangat kepada masyarakat. Selain itu, ia juga mengharapkan pelayanan yang cepat, efisien, serta tidak mempersulit masyarakat yang datang dari kecamatan-kecamatan yang jauh untuk mengurus dokumen di Pangkalan Balai.

 

Ia menegaskan agar tidak ada praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Menurutnya, seluruh pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Gedung Pelayanan Terpadu Disdikbud ini telah dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk ruang tunggu yang representatif dan ramah anak, serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, dan ruang menyusui bayi.

 

Beberapa layanan utama yang kini dapat diakses dalam satu atap meliputi:

 

Layanan Kependidikan: Pengurusan Mutasi Guru/Siswa, Pengajuan NUPTK, Legalitas Ijazah, dan Administrasi Dapodik.

 

Layanan Pengaduan & Informasi: Pusat bantuan dan tindak lanjut laporan masyarakat terkait dunia pendidikan.

 

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Banyuasin Dra. Yosi Zartini, MM, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkab Banyuasin.

 

“Kami siap menjalankan amanah Bapak Bupati. Seluruh petugas layanan telah dibekali pelatihan standar pelayanan prima. Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan Disdikbud yang bersih, melayani, dan responsif sesuai dengan Program Banyuasin Cerdas menuju Banyuain Bangkit Adil dan Sejahtera,” pungkasnya.

 

Setelah prosesi peresmian, Bupati Banyuasin bersama rombongan menyempatkan diri meninjau langsung kesiapan fasilitas di dalam gedung dan berdialog dengan sejumlah petugas serta guru yang sedang mengurus administrasi pada hari pertama operasional tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *